Minggu, 21 Maret 2010

Masjid Tertinggi Di Dunia









Gedung tertinggi di dunia diresmikan dengan letusan kembang api, terjun payung, dan pancuran air dari air terjun tertinggi di dunia.

Dengan total biaya yang diperkirakan sebesar USD 1.5 miliar, Burj Khalifa memerlukan waktu lima tahun untuk membangunnya. Terdiri atas 160 lantai dan melewati rekor yang sebelumnya dipegang oleh gedung Taipei 101 di Taiwan.

Lebih dari 12.000 orang akan menempati bangunan seluas 6 juta kaki persegi ini dengan 54 elevator yang dapat mencapai kecepatan 40 mil per jam. Luas lantai dasar Burj Dubai 334.000 meter persegi. Dengan taman 15 hektare disekelilingnya, Area parkir bawah tanah bisa menampung 3000 kendaraan. Beton yang digunakan untuk membangun gedung ini beratnya setara dengan sekitar 100.000 gajah dewasa. Kebutuhan air Burj Dubai memerlukan pasokan 15 juta galon air atau setara dengan 20 kolam renang standar olimpiade, fasilitas pendingin setara dengan melelehkan 10.000 ton es setiap hari, lampu yang dibutuhkan setara dengan 360.000 bohlam masing-masing 100 watt.

Burj Khalifa akan memiliki sebuah Masjid tertinggi di dunia di lantai 158, kolam renang tertinggi di dunia di lantai 76, dek observasi tertinggi di lantai 124, dan hotel pertama yang didesain oleh desainer terkenal Armani. Burj Khalifa juga mengklaim telah memegang beberapa rekor dunia lainnya, termasuk: struktur berdiri tertinggi di dunia (yang sebelumnya dipegang oleh CN Tower Toronto): elevator dengan jarak perjalanan terjauh di dunia serta jumlah tangga terbanyak di dunia.

Menara itu didesain oleh firma arsitektur Skidmore, Owing & Merril (SOM) yang berbasis di New York. Perusahaan tersebut dikenal memiliki jejak rekam rekayasa teknik struktur di bangunan-bangunan tertinggi di dunia, termasuk Menara Willis. Seorang profesor teknik struktur bangunan di Imperial College London, Ahmed Elghazouli, yang tak terlibat dalam konstruksi Burj, mengatakan bangunan pencakar langit macam itu, membutuhkan beberapa pakar teknik terbaik dunia. Untuk mendirikan, bangunan pun harus melalui pengujian ketat terus menerus dan meminta lebih banyak studi selama desain berlangsung ketimbang menara standar umumnya.

Burj Khalifa begitu tinggi hingga orang dapat melihatnya dari jarah 100 kilometer di darat dan 50 mil laut di Teluk. Menara Burj begitu besar dan tinggi hingga suhu di puncak mencapai delapan derajat celsius lebih rendah daripada di lantai dasar.

Menara tertinggi di dunia itu tidak hanya masuk buku rekor pada hari Senin tapi juga akan masuk ke banyak kelas namajemen dan arsitektur sebagai sebuah studi kasus.

“Burj Khalifa adalah sebuah orbit berkembang dari gedung-gedung tinggi,” ujar Profesor Peter A. Di Sabatino, dekan Sekolah Arsitektur dan Desain di Universitas Sharjah Amerika.

“Dengan kecanggihan material dan desain, gedung-gedung telah mengalami peningkatan dalam hal tinggi dan dimensi. Burj Khalifa saat ini adalah yang tertinggi dan penting untuk memahaminya juga dari perspektif sejarah maupun sebuah tren baru.”

Menara yang dibangun oleh Emaar Properties itu adalah sebuah katalis yang telah menciptakan sebuah lingkungan vertikal – termasuk pengembangan bagian dasarnya seluas 500 hektar, termasuk untuk Dubai Mall.

Adrian Smith, desainer Burj Khalifa, mengatakan bahwa ia berusaha meleburkan arsitektur modern Barat dengan Islam untuk menara tertinggi itu.

Anak-anak tangga yang berbentuk spiral dan pemandangan dari puncak atau dasar yang meniru bentuk kubah bawang dipengaruhi oleh arsitektu Islam. Saat meruncing ke atas, salah satu dari tiga cupingnya bergeser sedikit ke belakang sekitar setiap delapan lantai, sebuah efek yang mengingatkan pada menara spiral Islam dan memberikan 26 teras pada menara tersebut.

Gedung itu dirotasi 120 derajat oleh para insinyur, sebuah penyimpangan dari desain aslinya, untuk mengurangi tekanan dari angin di ketinggian itu.

Sejarahnya, bangunan berstruktur tinggi digunakan sebagai kantor atau monumen, namun Burj Khalifa telah bergeser dari fungi konvensionalnya dengan menjadi tempat hunian (terdiri atas 1.000 kondominium). “Fakta bahwa ini adalah tempat tinggal sungguh mengagumkan dan merupakan sebuah strategi luar biasa yang membuatnya populer,” ujar Katodrytis.

Mengumpulkan ribuan pekerja untuk mendesain dan membangun menara tertinggi di dunia bukan hal yang mudah dan memahami bagaimana para pengembang mengkoordinasikan proyek itu akan menjadi sebuah pelajaran bagi mahasiswa manajemen di Universitas Inggris di Dubai.

“Dalam sebuah kasus seperti proyek Burj Khalifa, paket itu penting yang berarti kita harus memiliki orang-orang terbaik untuk mengerjakan berbagai aspek yang berbeda dalam proyek,” ujar Mohammed Dulaimi, dosen senior Manajemen Proyek di universitas itu.


Daftar gedung tertinggi di dunia saat ini (termasuk yang sudah "hilang") dan yang akan datang, belum termasuk Burj Mubarak Al-Kabir,Kuwait 1001m

1. Burj Dubai di Dubai (+/- 800 m) selesai tahun 2008
2. Freedom Tower di New York (+/- 541m) selesai tahun 2009
3. Taipei 101 di Taiwan (+/- 509 m) tahun 2004
4. Shanghai World Finance Center di China (+/- 492 m), 2007
5. Petronas Tower di Malaysia (+/- 452 m) tahun 1998
6. Sears Tower di Chicago (+/- 442 m) tahun 1974
7. Jin Mao Tower di China (+/- 421 m) tahun 1999
8. World Trade Center di New York (+/- 417m) tahun 1972-73
9. Two International Finance Center di Hongkong (+/- 415 m) 2003
10. Empire State Buiding di New York (+/- 381 m) tahun 1931

0 komentar:

Poskan Komentar

Dari Metropolitan Berlabuh di Kota Minyak Slideshow: Alam’s trip from Jakarta, Java, Indonesia to 3 cities Bali, Riau and Medan was created by TripAdvisor. See another Indonesia slideshow. Create a free slideshow with music from your travel photos.